Alokasi Kuota Haji Reguler 2014 Sebanyak 155.200 Jamaah

Bisnis

Tahun 2014 Tarif Listrik Naik Lagi

http://b.okezone.com/delivery/lg.php?bannerid=2275&campaignid=1179&zoneid=1547&loc=1&referer=http%3A%2F%2Feconomy.okezone.com%2Fread%2F2013%2F10%2F25%2F19%2F886897%2Ftarif-listrik-naik-subsidi-listrik-turun-rp29-6-t&cb=b35d79e25bJakarta, InfoPublik - Anggaran subsidi listrik dalam APBN 2014 yang baru disepakati mencapai Rp71,4 triliun. Angka tersebut turun sebesar Rp28,6 triliun dari anggaran APBN-Perubahan 2013.

Dengan disepakatinya penurunan anggaran subsidi oleh Badan Anggaran (Banggar), artinya kenaikan tarif listrik akan segera teralisasi. "Banggar sudah sepakat, tapi mekanismenya harus dibahas di komisi VII," kata Direktur Direktorat Jenderal Anggaran  Kementerian Keuangan  Askolani, di Jakarta, Jumat (25/10).

Turunnya anggaran listrik merupakan akibat dari kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang akan diberlakukan pada tahun 2014. Menurut Askolani, kenaikan tarif diberikan kepada beberapa lapisan golongan, salah satunya golongan bawah. Menurutnya, golongan tersebut tidak akan terkena kenaikan tarif pada 2014.

Meski demikian, besaran subsidi tersebut, saat ini masih menunggu pembicaraan dari komisi VII dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Askolani juga menjelaskan, Kemkeu juga telah menyiapkan risiko cadangan fiskal untuk energi padatahun 2014 sebesar Rp10,4 triliun. Anggaran tersebut, akan diberikan bertahap kepada PT PLN pada tahun 2014, jika memang diperlukan. "Jadi ini dicadangkan, supaya disalurkannya bertahap, jadi nanti akan diberikan saat dibutuhkan," ungkapnya.

Askolani menuturkan anggaran tersebut merupakan margin usaha PT PLN yang disetujui sebesar 7 persen. Namun, anggaran tersebut baru diberikan 2 persen untuk awalnya, dan sisanya 5 persen. 

Polling

Bagaimana pendapat Anda atas informasi yang kami berikan melalui website ini?