Ratusan Ribu Insinyur Dibutuhkan Sukseskan MP3EI

Nusantara

Narkoba Hancurkan Generasi Muda Hingga ke Desa

Kampar, InfoPublik -  Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Zulfan Hamid,M.Si,  selaku ketua tim safari ramadhan Pemkab Kampar, dalam safarinya di Mesjid Jamik Desa Koto Tuo Kecamatan XIII Koto Kampar, Selasa (16/7), mengatakan bahwa Narkoba mengancam generasi muda dan bangsa.

Di depan para jamaah taraweh mesjid Jamik, Zulfan mengatakan,  bahwa pada tahun 2002 korban dari bahaya peredaran gelap dan penyalagunaan Narkoba baru sekitar 3.751 kasus, dan pada tahun 2006 meningkat menjadi 17.355 dengan demikian dalam kurun waktu 4 tahun saja di Indonesia meningkat 52%.

Dimana diperkirakan sekarang 4 juta lebih di Indonesia pernah terlibat pemakai  narkoba.

Pada zaman dahulu, orang yang terlibat narkoba hanyalah kalangan atas. Artinya yang pakai narkoba hanya para preman-preman besar, preman di pasar, di bar dan dunia malam.

“Tetapi saat ini, narkoba sudah menjaja semua kalangan mulai dari kalangan para pejabat ekskutif maupuan legislatif, para aparat, PNS, artis-artis, sampai ke tingkat mahasiswa bahkan sampai pada anak-sekolah,” katanya.

Zulfan Hamid, yang sehari-hari juga merupakan ketua Badan Narkotika Kabupaten Kampar, mengingatkan bahwa sampai ke Lem Cap Kambing pun sekarang jadi santapan untuk mabuk-mabukkan bagi anak-anak mulai umur 5 tahun.

“Agar kita samua tahu, bahwa akibat dari pemakai narkoba maka orang tersebut  akan dikucilkan teman-temannya, sebab apabila kecanduannya sudah datang maka dia akan seperti orang gila,” katanya.

Selanjutnya akibat dari narkoba anak tersebut hanya akan meyusahkan orang tua, karena apabila dia minta uang tidak dikasih, dia sampai-sampai mau membunuh orang tuanya tersebut. Yang pada akhirnya pasti nantinya akan berhadapan dengan penegak hukum bahkan  ancaman hukuman mati pun akan berlaku padanya.

Oleh sebab itu, Zulfan mengharapkan kepada seluruh jamaah supaya cita-cita anaknya tidak hancur, mari kita jaga anak-anak kita dari obat-obat terlarang karena apabila anak kita hancur maka kita juga yang malu.

“Sebaliknya, apabila anak kita sukses dan baik maka orang tua juga akan senang dan bangga. Jangan sampai anak kita meninggal karena pakai narkoba,” katanya.

Supaya lingkungan dan daerah kita bebas dari narkoba, kita mesti bina anak-anak dengan perbanyak mempelajari ilmu agama dan meningkatkan ahlak dan moralnya mulai dari orang tua. Kemudian mari kita bangun desa kita bersama-sama, bangun sekolah.

Pada malam tersebut Tim safari ramadhan secara bersama-sama juga memberikan sumbagan kepada mesjid Jamik Koto Tuo sebesar Rp15 juta (MC Riau/toeb)

 

Polling

Bagaimana pendapat Anda atas informasi yang kami berikan melalui website ini?